Sementara itu, emas mencapai rekor harga tertinggi di atas 3.160 dollar AS per ons karena para investor berbondong-bondong membeli aset-aset yang aman (safe-haven).
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjukkan perintah eksekutif tentang "tarif timbal balik" di Rose Garden Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 2 April 2025. (Xinhua/Hu Yousong)
Indeks acuan Nikkei 225 Jepang jatuh 4,6 persen tidak lama setelah dibuka ke level terendah dalam delapan bulan di angka 34.102,00. Para analis memperingatkan adanya tekanan lebih lanjut karena yen yang lebih kuat, didorong oleh permintaan aset yang aman, sehingga akan membebani ekspor.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea mengawali sesi dengan turun hampir 3 persen.
Meskipun para investor telah mengantisipasi pemberlakuan tarif ini selama sepekan terakhir, langkah-langkah hukuman terbaru Washington ternyata lebih agresif daripada yang diperkirakan.
"Tarif yang diumumkan berada di ujung ekstrem dari perkiraan," kata Gary Clyde Hufbauer, seorang senior fellow nonresiden di Peterson Institute for International Economics, kepada Xinhua. "Sulit untuk melihat AS menghindari resesi. Pertumbuhan dunia akan turun 1 persen atau lebih," katanya.